![]() |
| Profil Idris Salis Ismail, S.H.I, M.H. |
Dalam dunia literasi Islam kontemporer di Indonesia, nama Idris Salis Ismail, S.H.I, M.H. muncul sebagai sosok intelektual muda yang memiliki dedikasi tinggi. Beliau adalah seorang akademisi sekaligus praktisi hukum Islam yang fokus pada pelestarian khazanah keilmuan klasik (kitab kuning) agar tetap relevan dan mudah diakses oleh masyarakat Muslim modern.
Memegang gelar Sarjana
Hukum Islam (S.H.I) dan Magister Hukum (M.H.), Idris Salis memiliki landasan
yang sangat kuat dalam membedah teks hukum, baik hukum positif maupun hukum
Islam (fikih). Kombinasi pendidikan ini melahirkan karya-karya tulis yang
sistematis, religius, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Keahliannya dalam
mengolah bahasa bukan sekadar hobi, melainkan profesionalisme yang ditekuni
secara struktural. Saat ini, beliau menjabat sebagai Direktur Utama PT JITS
(Jakarta Internasional Translations Services). Di bawah kepemimpinannya, PT
JITS tumbuh menjadi penyedia jasa terjemahan profesional yang menjembatani
komunikasi lintas bahasa dengan standar kualitas yang tinggi dan akurat.
Kontribusi Ilmiah
Fokus utama beliau
terletak pada Fikih Ibadah, khususnya manasik haji dan umrah. Salah satu
mahakaryanya adalah penerjemahan kitab Matn Al-Īḍāḥ fī al-Manāsik karya ulama
besar Imam An-Nawawi. Dalam berkarya, beliau memegang teguh tiga prinsip utama:
- Amanah Ilmiah: Menjaga keaslian makna teks
Arab dengan merujuk pada penjelasan (syarah) ulama otoritatif.
- Koneksi Internasional: Menjamin legalitas
karya melalui kerja sama resmi dengan penerbit internasional seperti Dar
al-Kutub al-ʿIlmiyyah di Beirut, Lebanon.
- Relevansi Mazhab: Berkomitmen menghadirkan
panduan yang sesuai dengan Mazhab Syafi’i, rujukan utama mayoritas umat
Islam di Indonesia.
Kiprah Organisasi dan Pengabdian Masyarakat
Idris Salis Ismail juga
dikenal sebagai sosok organisatoris yang aktif di akar rumput. Sebagai Kepala
MDS (Majelis Dzikir dan Sholawat) Rijalul Ansor PC GP Ansor Kabupaten Tegal,
beliau berperan aktif dalam:
- Membentengi tradisi keagamaan Ahlussunnah
wal Jama’ah di kalangan pemuda.
- Menggerakkan dakwah yang moderat dan sejuk
melalui majelis ilmu.
- Mengabdikan ilmu fikihnya untuk kemaslahatan
jamaah, khususnya di wilayah Kabupaten Tegal.
Visi Keumatan
Bagi Idris Salis,
menerjemahkan kitab ulama salaf adalah upaya menyambung sanad ilmu agar tidak
terputus. Melalui buku "Panduan Manasik Haji dan Umrah Syāfi‘īyah",
beliau mewujudkan visinya: menghadirkan panduan yang valid dan mudah diamalkan
agar ibadah bukan sekadar ritual fisik, melainkan sarana transformasi spiritual
yang mendalam menuju haji yang mabrur.



