Thursday, January 29, 2026

, , , , , ,

Profil Idris Salis Ismail, S.H.I, M.H.: Intelektual Muda, Praktisi Terjemahan, dan Penggerak Dakwah

Profil Idris Salis Ismail, S.H.I, M.H.

Dalam dunia literasi Islam kontemporer di Indonesia, nama Idris Salis Ismail, S.H.I, M.H. muncul sebagai sosok intelektual muda yang memiliki dedikasi tinggi. Beliau adalah seorang akademisi sekaligus praktisi hukum Islam yang fokus pada pelestarian khazanah keilmuan klasik (kitab kuning) agar tetap relevan dan mudah diakses oleh masyarakat Muslim modern.

Memegang gelar Sarjana Hukum Islam (S.H.I) dan Magister Hukum (M.H.), Idris Salis memiliki landasan yang sangat kuat dalam membedah teks hukum, baik hukum positif maupun hukum Islam (fikih). Kombinasi pendidikan ini melahirkan karya-karya tulis yang sistematis, religius, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Keahliannya dalam mengolah bahasa bukan sekadar hobi, melainkan profesionalisme yang ditekuni secara struktural. Saat ini, beliau menjabat sebagai Direktur Utama PT JITS (Jakarta Internasional Translations Services). Di bawah kepemimpinannya, PT JITS tumbuh menjadi penyedia jasa terjemahan profesional yang menjembatani komunikasi lintas bahasa dengan standar kualitas yang tinggi dan akurat.

Kontribusi Ilmiah

Fokus utama beliau terletak pada Fikih Ibadah, khususnya manasik haji dan umrah. Salah satu mahakaryanya adalah penerjemahan kitab Matn Al-Īḍāḥ fī al-Manāsik karya ulama besar Imam An-Nawawi. Dalam berkarya, beliau memegang teguh tiga prinsip utama:

  • Amanah Ilmiah: Menjaga keaslian makna teks Arab dengan merujuk pada penjelasan (syarah) ulama otoritatif.
  • Koneksi Internasional: Menjamin legalitas karya melalui kerja sama resmi dengan penerbit internasional seperti Dar al-Kutub al-ʿIlmiyyah di Beirut, Lebanon.
  • Relevansi Mazhab: Berkomitmen menghadirkan panduan yang sesuai dengan Mazhab Syafi’i, rujukan utama mayoritas umat Islam di Indonesia.

Kiprah Organisasi dan Pengabdian Masyarakat

Idris Salis Ismail juga dikenal sebagai sosok organisatoris yang aktif di akar rumput. Sebagai Kepala MDS (Majelis Dzikir dan Sholawat) Rijalul Ansor PC GP Ansor Kabupaten Tegal, beliau berperan aktif dalam:

  1. Membentengi tradisi keagamaan Ahlussunnah wal Jama’ah di kalangan pemuda.
  2. Menggerakkan dakwah yang moderat dan sejuk melalui majelis ilmu.
  3. Mengabdikan ilmu fikihnya untuk kemaslahatan jamaah, khususnya di wilayah Kabupaten Tegal.

Visi Keumatan

Bagi Idris Salis, menerjemahkan kitab ulama salaf adalah upaya menyambung sanad ilmu agar tidak terputus. Melalui buku "Panduan Manasik Haji dan Umrah Syāfi‘īyah", beliau mewujudkan visinya: menghadirkan panduan yang valid dan mudah diamalkan agar ibadah bukan sekadar ritual fisik, melainkan sarana transformasi spiritual yang mendalam menuju haji yang mabrur.

0 komentar:

Post a Comment